Sabtu, 20 Desember 2014

Big Girls Don't Cry

Saat kita patah hati atau mungkin baru putus dengan pacar, perasaan pasti campur aduk. Antara sedih, kesal, kecewa, marah, dan penyesalan-penyesalan lain seperti mengapa dia bukan jodoh kita? Mengapa dia tidak menyukai kita dan lebih memilih yang lain? Atau mengapa harus ketemu dia kalau harus berakhir seperti ini? Dan masih banyak lagi "Mengapa" yang lain. Saya tidak bisa mengatakan itu konyol karena saya pun pernah melalui fase tersebut.

Bagaimana kita bisa yakin  bahwa orang itu adalah jodoh yang terbaik untuk kita? Dan bagaimana jika kita salah pilih? Dua hal ini hanya bisa ditentukan dan dijawab oleh Tuhan. Tapi tak semua nya menjadi rahasia Tuhan, pasti ada tanda-tanda yang harus kita baca dengan cermat. 

Pertama, ia selalu berpedoman pada ajaran agama, takut akan dosa, maka ia pun akan menjaga kita tetap bersih selayaknya perempuan yang ia cintai. Jika kamu bertemu laki-laki tipe perusak, maka tinggalkan dan lupakan saja.

Kedua, ia mungkin orang yang jatuh cinta padamu bukan karena fisik tapi karena dia mencintai kepribadianmu. Bisa dari cara berpikir, perilaku, ciri khas yang menarik. Hal-hal sederhana yang kamu lakukan bisa membuat dia memikirkanmu dengan bahagia terlepas kamu cantik atau tidak menurut dia.

Ketiga, ia adalah orang yang tetap bertahan disampingmu di saat terburuk. Saat ayahmu bangkrut dan kamu tak punya apa-apa, saat wajahmu menjadi rusak karena kecelakaan dan dia tetap memandangmu seperti biasa dan tidak tergoda oleh yang lain.

Keempat, ia adalah orang yang pada saat kamu dituduh melakukan kesalahan yang tidak kamu perbuat, dia satu-satunya orang (selain orang tua) yang percaya bahwa kamu tidak bersalah dan terus mendukungmu.

Kelima, Apapun hal buruk yang dia lakukan terlepas itu berkaitan denganmu atau tidak, akan dia ceritakan secara terbuka. Dia tidak akan berbohong. Seseorang yang bisa dengan nyaman mengatakan segala kejujuran padamu, adalah orang yang sudah pasti merasa nyaman dan mempercayaimu. Dan bisa jadi juga sangat mencintaimu. 

Keenam, ia akan mencintai keluargamu. Jika bertemu orangtua mu ia akan berusaha membaur, bersikap sopan, dan peduli. 

Jika bertemu orang yang memiliki tanda-tanda diatas maka ia adalah jodoh terbaikmu, tapi jika kamu tidak berjodoh dengannya, maka bisa jadi kamu yang tidak cukup baik untuknya dan mungkin harus terus memperbaiki diri, terutama perilaku dan hati :) Tapi jika kamu bertemu seseorang yang memiliki tanda-tanda yang berkebalikan dengan tanda-tanda diatas, dan kalian dipisahkan, maka bersyukurlah, sesungguhnya kamu telah diselamatkan Tuhan dan dipersiapkan bertemu yang lebih baik.

Intinya, Tuhan selalu punya cara tersembunyi untuk meletakkan sesuatu pada tempatnya. Jangan buang-buang air mata untuk sesuatu yang di masa depan akan kamu tertawai karena kamu merasa itu konyol. 

Jadi, buat kamu yang lagi nangis-nangis bombai karena ditinggalin pacar, baru putus, cinta bertepuk sebelah tangan, dan kekecewaan lain, yakin saja bahwa Tuhan telah mempersiapkan dia yang terbaik yang akan bertemu denganmu di waktu yang tepat. :)





Selasa, 16 Desember 2014

Pengusaha Muda

Merasa familiar dengan kemasan ini? Yes! Ini adalah Tao Kae Noi (dalam bahasa Thailand berarti : Pengusaha Muda) yaitu snack rumput laut yang sering saya beli. Awalnya saya membeli snack ini hanya karena pengen nyobain aja, tapi abis itu jadi pengen beli lagi. Karena rasanya yang memang enak dan unik, yang akhirnya membuat kita susah untuk berhenti mengunyah.. hehehhe....


Tapi taukah kamu bahwa dibalik rasa unik itu terdapat perjuangan panjang seorang Top Ittipat, Milyuner muda asal Thailand yang merupakan owner dari produk ini? Pernahkah terbayang bagaimana proses sebuah produk dari awal hingga akhirnya sukses di pasaran?

Kisah nyata perjuangan Top Ittipat tersebut akhirnya dituangkan dalam sebuah film, yang akhirnya tadi malam kami tonton bersama-sama di kost. Dan saat kemasan ini muncul di layar TV.. Hmm.. Kamu pasti tau reaksi saya.. Hahahha...

Di film diceritakan karakter Top yang dengan kecenderungan usia yang masih muda, sangat berapi-api, kadang tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, pintar namun karena kebanyakan main game jadi tidak pernah belajar, sering menemukan banyak kegagalan dalam mengusahakan sesuatu. Ditambah latar belakang keluarga dimana ayahnya mempunyai hutang yang cukup banyak hingga akhirnya rumah mereka disita, membuat Top harus menjalani hidup yang cukup keras. Saya cukup sedih saat bagian dimana Top mengangkut sekarung kacang dan melihat anak seumuran dia masih bisa santai, jalan-jalan, dan menikmati masa muda. 

Dalam keadaan penuh tekanan dan kesusahan tersebut, Top tetap semangat merintis usaha apapun, dari mulai dvd player bajakan yang pada akhirnya ditipu, jualan kacang, sampai akhirnya terciptalah "Tao Kae Noi" yang diperjuangkan dengan segala modal yang tersisa termasuk dengan menjual mobilnya. 

Yang ada di pikiran Top adalah bagaimana pun caranya ia harus sukses dan harus bisa melunasi hutang-hutang ayahnya. Dan pada akhirnya dia mendapatkan keinginan nya tersebut.

Pelajaran yang dapat dipetik di kisah ini adalah bahwa dalam mengusahakan sesuatu kita tidak boleh menyerah dan harus tetap semangat dan mengusahakan apapun yang kita bisa untuk meraih tujuan tersebut. Pelajaran penting lainnya adalah bahwa kita sebagai anak mempunyai tugas utama untuk membahagiakan orang tua dan membuat mereka bangga. Kalau pun kita gagal dan mengecewakan mereka, maka berusahalah untuk memperbaiki diri dan situasi. Kita harus bangkit lagi, jangan patah semangat. Jadikan mereka sebagai semangat berjuang mu dan alasan mu untuk tetap hidup.

Di bawah ini dapat dilihat Top Ittipat di kehidupan nyata yang sangat menginspirasi di foto sebelah kiri dan Top Ittipat versi film yang diperankan oleh Peach di sebelah kanan. Tidak terlalu mirip tapi akting Peach di film boleh dibilang oke karena cukup mampu membawa perasaan campur aduk saat menonton. 

 

Bagaimana dengan kamu? Sudah nonton filmnya? Sudah nyobain Tao Kae Noi? Yang belum nonton silakan nonton, yang belum nyobain snack nya silakan dibeli di toko dan warung terdekat.  Sejauh ini, film ini adalah film Thailand yang paling bagus yang pernah saya tonton, jadi kamu juga wajib banget nonton film ini. :)



Selasa, 09 Desember 2014

Resolusi??

Menjelang akhir tahun 2014, orang-orang mulai sibuk dengan "Resolusi" nya masing-masing di tahun 2015. Ada yang menarik, ada yang lucu, bahkan ada juga yang aneh-aneh. Dari mulai pengen kurus, lebih rajin perawatan, punya tabungan, punya rumah dan kendaraan pribadi, punya pacar baru, dan hal-hal lainnya. Dan aku? Hmm.. apa ya..
Aku tidak punya daftar resolusi yang spesifik. Bagiku ini hanya sebatas kebiasaan yang akan mulai kujalankan menjelang tahun 2015. 
Daftar Kebiasaan :
1. Mengurangi belanja di swalayan dan lebih mengutamakan belanja di warung-warung kecil atau pasar tradisional. Mengapa hal ini aku jadikan sebagai kebiasaan baru nantinya? Karena kecenderungan yang terjadi adalah orang-orang lebih senang berbelanja di swalayan dibandingkan di warung-warung kecil dan pasar tradisional. Aku sendiri mengakui bahwa memang dari segi faktor kenyamanan dan kelengkapan barang mungkin menjadi pertimbangan utama bagi orang-orang untuk tetap berbelanja di Swalayan. Akibatnya, swalayan semakin ramai, sementara warung-warung kecil semakin sepi, bahkan banyak dari warung-warung itu kemudian tutup karena sepi pembeli. Jika bukan kita, siapa lagi yang akan belanja disana? Bukankah dengan belanja di warung-warung kecil tersebut kita ikut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama yang berjualan?


2. Masak pada hari Sabtu Minggu, bahkan jika memungkinkan aku kan masak setiap hari. Minimal untuk nasi. Kenapa? Karena kecenderungan makanan yang dijual di luar cenderung tidak sehat. Mengandung banyak vetsin, minyak, atau bisa jadi bahan mentah hewani nya dimasak dalam keadaan yang tidak segar. Aku sebagai orang yang bisa dibilang hobi masak dan makan, tentunya bisa membedakan antara ikan atau daging yang segar atau sudah di freezer selama beberapa hari, atau bahkan yang sudah berubah bau dan rasanya. Itu pasti akan terasa berbeda walaupun sudah dibauri bumbu apapun. Dan daging-dagingan yang sudah berubah kondisi tersebut bisa dikatakan sudah tidak sehat untuk dikonsumsi bahkan bisa jadi dapat mendatangkan penyakit. Hal lain yang dapat membahayakan kesehatan kita yaitu penggunaan formalin pada makanan / jajanan tertentu. Yang dikhawatirkan adalah kondisi antara makanan berformalin dan makanan segar terkadang mirip dan sulit dibedakan, jadi kita harus lebih jeli dalam memilih makanan. Jadi, hidup sehat dimulai dengan makanan yang sehat.




Dampak buruk penggunaan MSG : http://iraiyai.wordpress.com/2011/09/02/dampak-buruk-msg/
Sejauh ini, hanya itu saja daftar kebiasaan baru yang akan aku terapkan per 2015. Jika ada tambahan lain, mungkin aku akan bikin postingan yang baru lagi. Hehehehhehe....

Have a good day... ^_^



Minggu, 07 Desember 2014

I Miss You, Mama..

Menjadi seorang ibu, adalah keinginan setiap perempuan di dunia termasuk aku. Walaupun hingga saat ini aku belum menjadi seorang ibu, mungkin suatu saat nanti hal itu akan terwujud. Bukankah semua akan indah pada waktunya? 

Siang ini dengan hasil browsing di internet yang berupa informasi daftar harga akhirnya aku mendapatkan keyakinan untuk membeli perlengkapan dapur di kost di salah satu tempat penjualan alat-alat elektronik di sekitar Arion Mall, Rawamangun. Seperti biasa, angkot 02 lumayan sepi. Hanya ada beberapa perempuan muda dan 2 orang ibu bersama anaknya. Si ibu muda, memangku anaknya yang masih bayi sambil bercanda dengan bayinya tersebut. Wahh.. bahagianya.. Sementara ibu yang satu lagi, yang dari wajahnya terlihat sudah cukup berumur, duduk memeluk anaknya yang kira-kira masih TK yang duduk mengantuk. Tak lama mereka pun turun dari angkot. 

Dapat kulihat si ibu susah payah turun dari angkot, seperti merasa kesakitan di bagian kaki nya. Tapi begitulah yang namanya ibu, sesakit apapun, ia akan tetap mengurus dan mengantar anaknya dengan baik, serta membawa anaknya jalan-jalan semata-mata agar anaknya senang, walaupun mungkin sebenarnya mereka sedang tidak sehat.

Tiba-tiba bayangan Almarhum Mama melintas di pikiranku. Pemandangan ini sungguh membangkitkan kenangan lama. Masa kecilku banyak dihabiskan dengan berjalan-jalan dengan mama, terkadang dengan bapak, terkadang dengan keduanya, tapi memang lebih sering berdua saja dengan mama. Dari mengantar sekolah, bimbel, belanja, termasuk wisata kuliner bersama. Mau naik sepeda, naik motor, atau naik angkot, tetap berasa seru. Semakin jauh, semakin menyenangkan. 

Ya, mamaku mungkin tipe petualang, dan itulah kesamaan kami. Bahkan sampai tahun lalu, kebiasaan jalan-jalan berdua itu masih kami lakukan bersama. Menjelajahi tempat yang belum pernah kita tuju, mencoba makanan yang belum kita cicipi.. Dan kini setiap melewati tempat-tempat itu aku hanya dapat meneteskan air mata. Dia seolah duduk di sana sambil tersenyum, tapi kenyataannya mama sudah tidak ada...

Dan rasa kesepian ini tiba-tiba menyeruak di hati. Segala rasa kasih sayang, baik oleh suami, pacar, sahabat atau siapapun tak akan pernah menyamai kasih sayang orang tua. Mungkin aku sudah dewasa dan semua orang memandangku sebagai perempuan yang kuat dan mandiri, tapi saat mama meninggal tahun lalu, aku seolah kehilangan segala kekuatan itu. Aku akhirnya tau sejauh apa rapuhnya aku, seolah tak memiliki lagi alasan besar untuk hidup...

Berbulan bulan aku mencoba menyeimbangkan hati dan pikiran ini, menyibukkan diri, berusaha ikhlas dan akhirnya aku bisa. Tapi tetap saja, rasa kosong itu tetap ada.. mungkin sampai nanti saat aku mati. Seandainya kita bertemu di Surga, apakah mama akan tetap mengenali aku sebagai anaknya? Anaknya yang mungkin dulu bandel dan mengesalkan, walaupun di depan orang lain aku tetap dibanggakan olehnya.. Mama, masihkah nanti tetap menyayangi aku seperti dulu? 

Aku rindu sekali saat telepon berbunyi dan mama mencereweti aku, mengingatkan aku makan, sholat, dan bercerita tentang banyak hal.. Aku rindu sekali membawa mama jalan-jalan mencari makan malam.. Aku rindu sekali menangis di pelukmu saat aku patah hati... Walaupun ingusku kemana-mana, kau hanya tertawa.. Mama, I miss you....

Aku tak sadar, sudah berapa lama aku melamun.. Dan angkot sudah berhenti di sekitar lampu merah di perempatan Arion Mall. Kurasakan pipiku mulai basah dan ibu muda di depanku memandangku dengan heran. Aku hanya tersenyum, dan dia membalas senyumku. Aku turun dari angkot dan menyerahkan uang lima ribu dengan hati tak menentu.

Suatu saat nanti, saat Tuhan telah mempercayakan kepadaku untuk menjadi seorang ibu, aku berharap aku dapat menjadi bagian dari ibu-ibu terbaik untuk anaknya. Semoga...








Kamis, 04 Desember 2014

Guilty

Perlu waktu yang panjang untuk memahami tentang hidup. Perlu perjalanan yang jauh untuk memahami tentang bersyukur, berbagi, sedih, bahagia, dan segala rasa lainnya.

Aku yang dari kecil terbiasa makan enak, tidur nyenyak, dimanjakan dengan pakaian bagus, diantar kemana-mana dengan kendaraan pribadi, diberi uang saku yang cukup banyak oleh orang tua, dikuliahkan di kampus yang bagus, berteman dengan orang-orang yang lingkup pergaulannya jauh dari kesusahan yang hingga kemarin semua itu terasa biasa saja. Tapi entah kenapa sekarang terasa berbeda. Dunia memang tak seindah yang terlihat. Dan entah kenapa, sekalipun aku melakukan hal yang biasa aku lakukan, ada rasa sakit yang berbeda di hati ini. Saat makan enak ditempat yang bagus, atau membeli barang yang harganya diatas harga rata-rata ada semacam rasa bersalah. Rasa seperti apa ini? Sulit bagiku untuk menjelaskannya. 

Saat kita makan makanan enak, di luar sana masih ada nenek-nenek renta yang berjualan kue yang hanya untung 300 rupiah per kue, dan total penghasilannya hanya 12 sampai 20 ribu rupiah perhari, dan dengan tubuh lelah itu ia harus mengolah makanan untuk 2 cucu nya yang sudah yatim piatu dengan penghasilannya tadi. 

Saat kita memakai pakaian bagus dan sepatu yang bagus, ada anak kecil yang terpaksa memakai sepatu tua nya yang sobek untuk pergi ke sekolah. Sepatu itu pula yang dia pakai sepulang sekolah saat mengamen di lampu merah dan di sepanjang tempat makan di pinggir jalan. Anak lain yang bernasib sama, mengenakan sepatu sobek nya berkeliling untuk menyemir sepatu orang lain. Sembari menyemir ia pun mengagumi sepatu bapak-bapak yang sedang ia semir, berharap suatu hari nanti ia dapat memiliki sepatu sebagus itu.

Tak jarang pula saat keluar dari gang tempat kos ku, aku menemukan bapak penarik gerobak sampah yang duduk di sisi jalan sambil menikmati tahu goreng sebagai makan malamnya, sambil menyenter koran lama yang ia temukan di dalam tumpukan sampah, sembari memicingkan mata untuk meredakan silau dari pendaran cahaya yang menghantam kertas, ia membaca dengan raut wajah yang serius berita yang entah sudah berapa lama diterbitkan.

Mereka bermandi peluh dan lelah demi bertahan hidup, bukan hanya mempertahankan nyawanya saja, tapi juga keluarganya. Makan seadanya, dan tetap bersyukur. Tapi kita, yang diberi kelebihan oleh Tuhan masih saja sering mengeluhkan hidup.

Sesungguhnya Tuhan menciptakan mata agar kita dapat melihat dengan jelas apa yang mungkin selama ini tidak kita syukuri, dan Tuhan menciptakan hati untuk dapat merasakan kesedihan yang tidak dapat dirasakan oleh mata yang hanya dapat meneteskan air mata. 



Jumat, 17 Oktober 2014

4 Mata

Kamu tangguh, 
kamu kuat...

Walau mungkin kamu lelah, 
Ini bukan saatnya menyerah...

Walau jalan ini berliku, 
Ingatlah dulu kau pernah terlempar ke jurang dan tetap hidup...

Walau pedih dan sesak didada, 
Ingatlah dulu saat hatimu pernah tercabik parah dan kau tetap tersenyum...

Dunia mungkin tak seindah puisi cinta para kekasih yang memuja, 
Dan dunia juga tak sesempurna cinta ibu padamu,

Tapi kau punya Tuhan yg Maha Sempurna.
Bicarakan kisahmu pada-Nya, 4 mata...


Sabtu, 04 Oktober 2014

Tentang Dia

Senja datang membawa jingga yang melukis langit beriringan dengan serpihan pucatnya bulan.

Aku masih menikmati rayuan angin sore yang menyapu jendela dengan mesra..

Di sisi langit yang berbeda ada dia.. Ada senyumnya yang seperti pelangi saat hujan berhenti..

Dia, yang wajahnya secerah matahari di siang hari dan suara nya seperti gerimis di musim kemarau..

Hati, hanya kau yang tau isi sajak kerinduan disini.
Dan kau pun tau semakin hari aku semakin takut pada cermin dan hari yang berganti..

Setiap hari kita menua, setiap hari terbuang sia-sia tanpa dia..

Setiap berkaca hanya ada wajahku yang berusaha mengingat wajahnya ada di sampingku..

Senin, 04 Agustus 2014

Mudik

Hari kedua masuk kembali ke kantor..
Sampai jam segini aku masih bingung mau mengerjakan apa karena kerjaan sudah diborong semua sampai habis sebelum mudik kemarin.
Yaps... Ini tahun pertama aku mudik dan berjauhan dari kampung halaman.
Ngerasain juga rasanya berdesak-desakan di bandara yang mendadak padat oleh manusia. Bandara yang biasanya sepi dan lenggang tiba-tiba menjadi penuh dengan bermacam macam manusia dari mana saja.

Kuputuskan untuk melahap habis semua jatah libur sekitar 8 hari untuk dihabiskan dirumah dan memesan tiket untuk penerbangan malam walaupun besok paginya sudah mulai masuk kantor. Betapa berharga nya satu jam saja di rumah... Hmmm... Kapan bisa pulang lagi... Mungkin akhir tahun.
Mengingat jadwal diklat yang mungkin padat dan aku takkan mungkin bisa pulang di sela-sela jadwal tersebut dengan hanya mengandalkan libur tiga hari yang terjepit.

Malam itu, Minggu, aku serasa terdampar sendiri di sini. Jalanan sepi, belum ada separuh bahkan sepertiga pemudik pulang ke kos atau kontrakan di sekitar kantor. Dengan perut keroncongan berkat delay berjam-jam, aku mulai mencari warung makan yang sudah buka. Syukurnya sudah ada satu warung pecel ayam yang buka dan terobati lah wabah kelaparan itu...:v

Jalanan tak seramai biasanya, yang biasanya sudah jalan kaki seminggir apapun masih juga di klakson, nah kali ini tidur di jalan atau balik ke kos dengan ngesot pas di tengah jalan pun ngga akan ada yg protes aatau klakson :v berasa di kota hantu. Benar saja kata Nidia, temanku. Jakarta kalau musim mudik sepi banget, enak, bebas macet.

Lain ceritaku, lain pula cerita teman-lain lain yang mudik dengan kereta antar wilayah di Jawa. Teringat pas heboh-hebohnya mereka cepat-cepatan berebut tiket kereta di website kurang lebih 3 bulan yang lalu. Telat semenit saja, tiket langsung ludes. Nasib banget yaa... Saking penasarannya pernah dua malam aku ikut begadang menunggu jam 12 malam menunggu tiket di release di web KAI. Malam pertama, bantu ikut rebutan tiket buat temanku... Tapi gagal.. Malam berikutnya aku begadang lagi, dan Yes! Dapat. Akhirnya Tika berhasil dapat tiket pulang balik ke Jakarta untuk tanggal 1 Agustus dengan kereta malam dengan tiket seharga 55ribu. Wah hematnyaa... Seandainya tiket pesawat bisa semurah itu, sudah pasti tiap minggu aku akan pulang :v

Apa rasanya ya berjam-jam di kereta? Bosan? Ngantuk? atau...? Sepertinya sekali-sekali aku harus naik kereta buat nyobain gimana rasanya.

Sudah hampir jam 12, Saat nya makan siang...
Sambung cerita lagi nanti ya..






Jumat, 18 Juli 2014

Hati dan Dunia

Saat kau bersedih, Saudara dan Sahabat Sejati akan mendekat dan memeluk dengan hatinya yang hangat. 
Memberikan bagian dari waktu untuk merangkul jiwamu di saat terburuk. 
Memberikan kekuatan pada hati yang kehilangan sebuah kehilangan besar. 
Mereka takkan hilang dan tertawa puas atas kemalanganmu dari jauh... 

Tapi jika kau tak menemukan satupun dari mereka yang sejati, 
Maka bersandarlah pada Tuhan yang memberikan kekuatan yang sempurna pada hatimu yang tak ikut membusuk bersama perlakuan busuk manusia yang mulai fana dalam peradaban dunia yang mulai menua.

Saat dunia mulai suram, dimana nurani mulai terkikis dari hati manusia yang berevolusi mundur.
Aku, kamu, kita hanya bertumpu pada satu jari yang menunjuk pada satu kekuatan yang paling berkuasa.
Dalam kepasrahan pada benang takdir yang  teruntai renggang, sebutlah nama-Nya dalam segala Doa.
Dan hati akan kembali pada kondisi terbaik nya. 





Rabu, 04 Juni 2014

Halo Juni

Halo Juni,
Juni yang menyambutku di usia yang baru dengan 3 surprise cake dari sahabat,
Juni yang menyambutku dengan di release nya peta penempatan definitif, dan disinilah akhirnya aku bermukim saat ini, Jakarta.
Juni pula menyambutku dengan pemanggilan Diklat Prajabatan yang masih kebagian lokasi disini, Jakarta.

Semua masih terasa temaram dalam pandangan masa depan yang bisa dibilang terbatas. Berat rasanya memikirkan kedepannya seperti apa. Konflik di dalam hati juga ikut intervensi. Antara keinginan untuk menjadi Auditor di kantor pusat, atau mengajukan pindah ke homebase agar bisa dekat dengan keluarga dan hanya menjadi pelaksana administrasi biasa. Yah, mungkin aku sedikit terkurung oleh sedikit ambisi, walau biasanya pada akhirnya ambisi itu kalah dengan kolaborasi logika dan perasaan. 

Mungkin kedepannya tidak akan semudah yang kuharapkan, tapi aku yakin Tuhan punya banyak pertolongan dan jalan. 
Insha Allah. Dia akan menuntun kemana kaki dan hati ini akan menuju. 


بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم



Sabtu, 24 Mei 2014

Perfect Piano

Hari ini kerinduan saya terhadap sepeda sudah terpenuhi, lumayanlah naik sepeda ontel selama 1 jam di Kota Tua setelah 5 bulan tidak naik sepeda karena sepeda saya ditinggal di Pontianak. Jadi selama di Jakarta ini olahraga nya hanya joging, jalan kaki, dan senam... hehehhehe...

Bersepeda udah, tapi rindunya malah teralihkan ke piano. Biasanya tiap pagi atau sore setelah shalat Ashar, atau habis makan malam pasti nyanyi minimal 3 lagu diiringi piano. Rasanya energi saya fullcharged setelah itu... hehe.. tapi mengingat kondisi saya yang sekarang sedang merantau, akhirnya harus menahan kerinduan itu. 

Akhirnya saya iseng-iseng deh download aplikasi ini di Android Play Store. Setelah dicoba, lumayan lah buat sekedar main-main piano santai dengan aplikasi ini. walaupun tuts nya ngga sampe 2 oktaf. hihihihii...(kasian banget sih) tapi gapapa deh.. bunyi nya lumayan mirip kok sama piano asli.. cuma karena biasa pake yg tuts lengkap begitu pake aplikasi ini, jarinya jadi banyak yg nganggur.. hehehe...

Yang mau coba silakan langsung di download aja di Play Store : Perfect Piano



Habis LDR terbitlah Galauers

Terhitung pertengahan Januari 2014, sejak pengumuman kelulusan, saya mulai menetap di Jakarta untuk melaksanakan berbagai diklat. Kegiatan seperti ini tentu melibatkan seluruh calon pegawai dari seluruh Indonesia. Hal ini pada akhirnya membuat saya harus berkenalan ulang dengan wajah-wajah baru yang satu persatu bermunculan di hadapan saya. Bisa jadi mereka akan jadi rekan kerja saya untuk beberapa waktu kedepan.

Bertemu banyak orang baru adalah sesuatu yang menyenangkan buat saya. Karena selain menambah teman, saya juga bisa mendapat pengetahuan lebih tentang hal yang belum saya ketahui. Karena serajin apapun kita membaca pasti ada saja hal baru yang bisa saja belum kita ketahui, apalagi tipikal yang jarang membaca seperti saya, harus ekstra keras bersosialisasi. Tapi ingat, jangan ngegosipin orang lain yang ga ada hubungannya dengan kita. Dosa sodara-sodara....! hehehehe...

Teman-teman baru saya yang berasal dari berbagai daerah ini sebagian besar sudah memiliki pasangan yang terpaksa mereka tinggal di daerah nya karena mengikuti diklat disini. Uniknya, mereka terkadang bahkan tidak keberatan berbagi kisah pribadi mereka. Kadang bermula dari pembicaraan ringan yang pada akhirnya meruncing kearah curhat colongan. Hahaha.. Eit, tapi ini kasusnya saya sebagai pendengar loh ya.. dan sebagian besar itu tentang Long Distance Relationship (LDR) :v

Dari yang saya lihat, LDR terbukti mampu membuat orang-orang merasa galau luar biasa. Bagaimana tidak, Saat pasangan berada di kota lain, provinsi lain, atau bahkan negara lain, eh teman yang lain malah pamer kemesraan di depan si Galauers tadi. Sementara dia hanya bisa terkoneksi lewat telepon, atau internet dengan pasangannya. Jangankan jalan bersama, makan malam, atau nonton ke bioskop, liat muka nya aja ngga kan.. Hahaha...

Belum lagi pikiran negatif terhadap pasangan yang memang berada jauh disana. Setiakah dia? Ehem! ahahha.. Kadang telepon ngga diangkat, sms telat dibalas bisa jadi masalah besar. Sering kali curhat colongan mereka berisi pertengkaran yang disebabkan oleh kecurigaan-kecurigaan seperti ini. Kalau kondisi sudah mulai panas, komunikasi via tulisan pun bisa diartikan secara berbeda, dari omongan lembut, bisa terbaca kasar oleh si penerima. Waduh, klo udah cemburu, emosi susah mikir kayaknya.. hahhaha...

Ada sebagian dari Galauers LDR ini yang pada akhirnya kalah oleh jarak. Sama yang jauh sibuk berantem, akhirnya orang ketiga yang jaraknya dekat masuk ke dalam hubungan mereka. Yang jauh akhirnya diputusin, trus jadian sama yang dekat. Nggak salah sih, ngga salah sama sekali selama statusnya masih pacaran, blom pernikahan. Namanya juga manusia, apapun keputusan mereka, konsekuensi juga berada di tangan mereka sendiri.

Gimana caranya biar ngga galau?
1. Cari kegiatan positif, misalnya ikut kegiatan di kantor kyk olahraga atau musik, atau kegiatan apa aja.
2. Positive Thinking, saling percaya aja kalau pasangan kita tidak melakukan hal yang tidak semestinya nun jauh disana. Minimalisir segala kecurigaan yang berlebihan.
3. Buat komitmen kepada diri sendiri dan pasangan untuk selalu setia, jangan pernah memberi harapan kepada orang lain.
4. Menikmati hidup, segala hal jangan dibuat beban, santai aja tapi selesai. Karena ini sangat mempengaruhi mood termasuk perlakuan kita ke pasangan.
5. Usahakan komunikasi yang lancar, karena kelancaran komunikasi itu penting untuk menghindari kesalahpahaman.
6. Tetapkan target-target kecil dalam hidup, jadi kita tidak hanya berfokus pada kegalauan yang mungkin sebenarnya tidak perlu
7. Nikmati segala rasa rindu yang ada di hati, dan ungkapkan di saat bertelepon, ini adalah hal yang cukup manis untuk dilakukan. 
8. Dan yang terpenting, harus JUJUR. Jangan pernah membohongi pasangan. 
9. Beri kejutan ! muncul tiba-tiba di depan dia. hehhehe...


Nah, bagaimana? Apakah kamu juga menemukan Galauers LDR di sekitarmu? :D








Minggu, 18 Mei 2014

"The Walking Dead" Effect

^^^
Pertengahan Mei, dan saya mulai kehabisan stock TV series Barat. 
Dari Grimm, Revolution, Sleepy Hollow, Arrow dan teman-temannya. 
Ditambah lagi The Walking Dead season 4 yang episode terakhirnya udah tayang 30 Maret 2014 kemarin dan baru bakal lanjut lagi tanggal 29 Oktober 2014 T.T   
Berasa lama banget.... Hiks...
Udah penasaran tingkat dewa dengan nasib Rick cs yg terkurung di Terminus. 
Penasaran juga, bakal ada tokoh baru lagi atau ngga di season baru nanti.
Di episode terakhir season 4 diceritakan bahwa mereka berhasil menemukan Stasiun perhentian terakhir (Terminus) melalui petunjuk di sepanjang rel kereta api. 


Tapi ternyata Terminus berisi kelompok yang bisa jadi adalah gerombolan kanibal..
      Hmm... bakalan seru kan... Kita tunggu aja Oktober ini ^_^


Sabtu, 17 Mei 2014

Kontradiksi (Original posted : 2009, March)

Aku mampu membakar amarahmu,
Namun juga mampu buatmu slalu merindu..
Aku mampu terbitkan air matamu,
Namun juga mampu melukis tawa diwajahmu..
Aku bisa membawa kabut hitam dihatimu,
Namun aku juga mampu menerangi hidupmu…
Kau mungkin mengira tau segalanya tentang aku,
Maka takkan pernah ada ragu…

Tapi taukah kamu,
Kadang aku menangis dibelakangmu,
Kadang aku menyembunyikan lukaku,
Kadang aku berbohong di balik senyumku,
Hanya agar kau tak kehilangan satu kata : ‘bahagia’
Karna kau tak perlu tahu masalahku…

Kau bilang aku lemah,
Namun aku mampu menjahit luka yang tak kau tahu,
Kau bilang aku rapuh,
Namun aku mampu menghapus perih yang menggerogoti hatiku,
Dan taukah kamu sedalam apa kesabaranku?
Aku yakin kamu tak pernah tahu… Dan tak perlu tahu…

Mungkin kau benar,
Jentikan Tuhan bernama cinta itu bukanlah rasa tanpa batas,
Namun merupakan perjanjian hati yang erat dan rahasia,
Dan kini aku tlah tau batasnya,
Dan cinta tak lagi sekedar ‘cinta saat logika telah sanggup berkoalisi dengan hati…

Tak perlu seluruh hati untuk kau tempati,
Tak perlu seluruh waktu untuk menunggu,
Biarkan apa adanya, tanpa syarat, namun slamanya…

Terima kasih untuk semua bahagia yang kau bawa,
Terima kasih untuk semua cinta yang kau jaga,
Terima kasih untuk semua kejujuran yang membuatku percaya,
Dan aku akan memegang perjanjian itu, selama aku mampu…




Welcome to the new land, Delightopia...

Bismillah..., 
Setelah sekian lama tidak menyentuh blog, akhirnya saya nge-blog lagi... 
hiyeeeyyyy....
Saking sibuknya tiga tahun belakangan ini, sampai akhirnya blog lama saya benar-benar terlantar dan password nya ikut hilang di lapisan otak yang space memory nya sudah mulai menipis ini.
Setipis space hard disk saya yang udah mulai full sama TV series barat. 

Mungkin ada sebagian tulisan di blog lama yang akan saya pindahkan kesini, 
untuk selanjutnya dilanjutkan dengan tulisan yang baru...

Anyway, Welcome to the new land, Delightopia..
Dimana imajinasi bisa terbang bebas dengan bahagia.. 

  foto dari : http://firstcomeflowers.typepad.com